Senin, 07 April 2008

Back to Temanggung

Tepatnya tanggal 5 april 2008 ane pulang ke kandang. Dari jogja sekitar pukul 1 siang ak berangkat dari karanggayam (desanya GIRAT) setelah menunaikan ibadah haji (maksud ane sholat). Sampai di terminal jogja ak langsung aj menuju bis yang mengambil jurusan jogja-magelang. Busyet deh ternyata ak dah di tunggu oleh bus² yang ada di terminal. Dengan gaya spontan para pencari 'penumpang berbakat' menawarkan ak untuk segera masuk ke dalam bus. Tak butuh waktu lama untuk menunggu sang masinis segera untuk menjalankan busnya. ane sempat ngeri dengan kecepatan bus yang berjalan seperti 'ugal-ugalan'. Karna saking takutnya ak sampai tak sadarkan diri (tidur) dengan nyenyaknya. Tiba² saja badanku berhenti dari goncangan layaknya penonton yang tidak mendapatkan goyangan dari penyanyi dangdut Idolanya ak pun merasa terganggu. Mataku terbuka dan ternyata sik 'bus' sudah sampai di terminal Jombor.

beberapa menit kemudian............(sampai terminal magelang)
beberapa jam kemudian...............(sampai di terminal temanggung)
singkat cerita.... ane sudah sampai Ngadirejo sekitar pukul 16.30 WIB. Ane sempat berteduh setelah turun dari Bus karna hujan. hujanpun sudah mulai Bosan menyirami bumi dan langitpun mulai menampakkan sang surya di ujung barat (puitis dikit). Segera saja ku langkahkan kakiku untuk mencari masjid. Sekitar 100 meter dari tempat berteduh ane melihat kubah putih telur yang menghiasi bangunan "rumah Allah". segera saja ku laksanakan salah satu bentuk ibadahku kepada-Nya. Selesai sholat ak segera keluar dari masjid dan angin dingin khas Ngadirejo segera meniupkan dinginya ke sekujur tubuhku.

ku keluarkan HP, ku sms temanku yang ada di desa "har, tolong nanti suruh ayahku untuk menjemput di ngadirejo. karna ak tidak pakai motor" setelah menunggu sekitar 2.5 jam ternyata tidak ada jemputan. Malangnya nasibku setelah isyakpun tak ada orang yang menjemputku. Dengan keputusan berat akhirnya ak naik bus jurusan jogja-magelang dan sekarang ak harus turun di Candiroto. Di candiroto tanpa menunggu ak segera jalan kaki untuk menuju ke wonotopo. Jarak antara candiroto-wonotopo kira² adalah 12 km dengan waktu yang di butuhkan kira² 4 jam perjalanan kaki. Rasa kecewaku dan capekku bertumpuk, karna dengan jarak tersebut harus ak tempuh dengan jalan kaki dan waktu sudah menunjukkan pukul 19.15 dan rasa capekku dah menumpuk.

tak di kira akhirnya pertolongan Allah datang juga. setelah berjalan kira² 10 menit ak mendengar suara truk. tanpa basa-basi ak melambaikan tanganku dan trukpun berhenti sebagai tanda persetujuan sang sopir. tak disangka dan tak dikira ternyata dalam truk udah ada Ibukku yang baru pulang dari arisan paguyuban PKK. singkat kata akhirnya truk hanya berhenti sampai bandarejo. Perjalanan kaki tak bisa di hindari lagi tapi jarak antara bandarejo-wonotopo hanya sekita 5 km dan itu bisa di tempuh dengan waktu 1.45 jam.

sesampai di wonotopo yaitu sekitar jam 21.49 WIB ayahku sudah menanti di 'gubukku adalah istanaku'. Akhirnya (capek deh)

novel ini terisnpirasi dari kisah nyata sang penulis
(perasaan bukan Novel deh!!!!!)

4 komentar:

  1. Coba liat Blog ku njung..wekekekekeke...belajar buat comment box utk setiap postingan gih..aku ga nemu2..mumet..lebih rumit dari read more tuh kode html nya...cari yo..!!!!Juve milan,Juve kalah..heuhehuehehe

    BalasHapus
  2. njung,klo mau liat tips utk buat box comment utk di setiap postingan,liat Disini aja..!!.(kayak Punyaku itu....)
    trus klo mau liat tips bikin "read more", Disini juga bisa..!! buka aja ati2,mesti back up kode template mu dulu biar aman.tapi aku si langsung bisa
    oiya Blog ku tak ganti baru,yang lama error,trus tak hapus gara2 bikin comment pake artikel ecek2....klo yang aku saranin langsung bisa loh mas sanjung..hehehehe

    BalasHapus
  3. Njung,postingan baru ny mana dunks....

    BalasHapus
  4. njung..tak koreksi dikit ya....
    kayaknya ga ada tuh bis jurusan jogja-magelang yang lewat candiroto

    BalasHapus